Tampilkan postingan dengan label happy day. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label happy day. Tampilkan semua postingan

Minggu, 07 Mei 2017

Turning 25

0 komentar
I don't even know where to start. Too many things happened lately.
I turned to 25 last month.
sweet surprise #turning25

I faced (probably) the toughest year of my life.
Mencapai 25 yang digadang-gadang banyak orang harus disambut dengan sedemikian rupa justru tidak berlaku untuk saya. Entah kenapa saya sedikit tidak semangat menyambut pergantian tahun di tahun ini. Tidak mengharapkan dapat ucapan, kado, bahkan kehadiran. Bahkan pengen seharian quality time sama kasur di 24 April kemaren. Bukan, bukannya tidak bersyukur, but those birthday-routines didn't excited me anymore. I don't know why. It just flat.
2016-2017 is a year filled with college-drama. No, no, it's not about romance story between senior-junior or dosen-mahasiswi (*loh?). I'm just... too tired with this reality.

Tidak pernah terbayangkan sebelumnya akan mengambil major Engineering untuk melanjutkan studi saya. Diplomanya kimia, S1-nya teknik, ibarat rambut mungkin otak saya butuh di smoothing beberapa bulan belakangan ini. Deal dengan tugas-tugas yang tak kunjung usai, jam kuliah dari jam 7 pagi - 9 malam. Literally, 7 pagi guys no deal at all dan bener-bener teng go jam 9 malam ga pake dicepet-cepetin. Dan fyuhh.. di sabtu malam :') Di saat gadis-gadis lain diluar sana sedang mempersiapkan diri untuk dijemput pangeran berkuda putih, saya sudah lupa bahkan rupa pangeran itu seperti apa, wekekek :p

But at those hectic time, I had a favorite song titled 'Dalam-Mu' from Symphony Worship which the lyric taken from Psalm 23. You guys must listen to this song:

"The Lord is my Shepherd, i shall not fear
guide me in the right path, for the honor of His name
eventhough i walk through the darkest valley..
I will not be afraid"
NYESSS..
Diingetin lagi kalo sekelam apapun 'lembah' yang saya hadapi saat ini, respon yang harus saya berikan ya harus tetap berjalan, tanpa ngeluh, tanpa khawatir, tanpa gentar, tanpa takut, karena saya tahu siapa Gembala yang berjalan didepan saya.

So, entering 25, I do learn lots of things. A LOT.
1. In the quietness of His love, I found my strength.
All we need is to rest in Him, put away all the fear, the doubt, the worry and rest in Him knowing He is God. Then the small gentle voice will speak in your heart. You just have to be quiet, and listen.
2. ALL things work together for good.
Though we might not understand what God is doing, please know that He is a builder, not a crusher. What He is doing is to make something new, better and cooler than what we can imagine.
3. Align with God is never easy, but that is what life about.
This is my wish entering 25. For my heart aligns with God's heart. For my life aligns with what He wants. And alignment is never easy. It caused pain and hurt sometimes. But if it what really matter, then why need to run away.
4. Hold on to God, not to people.
Those things make me stand alone. I was forced to meet and work with new people I've rarely talk with. My comfort zone was 'taken' from me. My inner circle of friends. I was 'forced' to learn that God is my only source of strength.
5. I am loved.
And that's enough to give me courage to carry on and take a step, one a time. Not only by God, but from people surround me.
Much of love,
si gadis 25 tahun!

Senin, 13 Mei 2013

Selamat Mengecap 20, G!

0 komentar
Entah sudah berapa kali postingan tentang kamu mengendap di draft. Entahlah, tiap akan mengakhiri postingan tentang kalian, selalu saja ada hal baru tentang kita yang minta diceritakan. Ah, betapa aku sangat mencintai kalian, sampai-sampai aku selalu menemukan cara untuk tidak mengakhiri cerita tentang kalian, dan kita. Tetapi, saat ini saya rasa ini momen yang pas untuk melisankan setiap sukacita bersama kalian lewat postingan ini. Iya, saya memang tidak pandai merangkai kata, otak-ku dipenuhi berbagai macam hal, oleh karena itu saya memutuskan untuk menulis dari hati, karena saya percaya sesuatu yang dari hati pasti akan sampai ke hati juga :')

Halooo, Glorify!
*inhale, exhale*
 09 Mei 2013 kemaren ada yang ulang tahun yaa, ciyeee~ yang udah 20 tahun :D
Bersyukur sekali pernah ada di sekolah kehidupan ini selama kurang lebih dua tahun. Menurut saya memang dua tahun itu teramat singkat, tapi siapa sangka kalo Tuhan bisa proses saya selama dua tahun bersama kalian. Orang-orang diluar sana mungkin taunya Glorify the Lord Ensemble adalah sebuah paduan suara yang beranggotakan anak-anak muda yang klo nyanyi pasti ada jingkrak-jingkraknya, tetapi buat saya, kalian lebih dari hanya sekedar Paduan Suara. Saya tidak hanya belajar bernyanyi disini, lebih dari itu, saya belajar untuk memberikan diri untuk diproses, sehingga saya tidak menjadi semau saya, karena hidup yang saya jalani bukanlah tentang saya, tetapi tentang Dia yang menjadi alasan dibalik setiap lagu kami. Ingat sekali bagaimana awal-awal menjadi officially member di Glorify. Saya ga punya teman sama sekali, tetapi hari ke hari, saya tidak hanya mendapatkan teman disini, saya punya KELUARGA baru. Mengapa KELUARGA? Karena saya mendapatkan penerimaan yang luar biasa disini, padahal saya tidak pernah bertemu orang-orang ini sebelumnya. Terlalu banyak cinta yang saya temukan disini. Kecewa? Tentu saja pernah. Tetapi cinta yang saya dapat disini sangat cukup untuk menambal beberapa kekecewaan yang pernah datang. Iya, saya diproses untuk mengampuni dan mengasihi lebih lagi disini :')

Dan saya tau, bukan hanya saya yang merasakan proses disini. Marcell, seorang penyanyi yang sudah punya nama besar di Indonesia mengatakan dalam sebuah situs, "Glorify the Lord Ensemble telah memberikan kontribusi besar dalam karir bernyanyi saya" (bisa dibaca disini). Dan bukan hanya Marcell, beberapa nama besar yang pernah menjadi Keluarga Besar Glorify pun selalu mengatakan hal yang sama tiap bertemu kembali dengan Glorify. Dan satu hal yang selalu saya tarik dari beberapa pembicaraan dengan mereka, mereka sangat BERSYUKUR pernah ada di Glorify. Dan akhirnya saya merasakan juga apa yang mereka katakan. Glorify the Lord Ensemble sudah memberikan kontribusi yang luar biasa dalam proses hidupku. (tearsdrop..)

Entah kenapa, ketika menyebutkan kata Rumah, ingatan ini selalu saja mendarat kepada mereka. Masih teringat jelas di hari perpisahan saya dengan Glorify, malam itu saya tidak bisa menahan setiap tetes air mata saya. Bahkan disaat running pun, saya meneteskan air mata diam-diam. Hanya Mama Vien dan Kak Marthin Saba yang menyadari air mata yang menetes pelan-pelan. Saya pun sebenarnya tidak menyadari hal itu. Masih dalam keadaan menyanyi, Mama Vien ngebisikkin dari belakang, "Aphro duduk aja, ngobrol-ngobrol sama Mama". Ketika ditanya kenapa saya menangis, saya malah hanya semakin menangis kecil tanpa disadari teman-teman yang sedang running. Saya hanya tidak bisa membayangkan, bahwa dalam waktu beberapa hari dari malam itu, saya tidak akan lagi menikmati atmosfir kekeluargaan seperti itu. Puncaknya, ketika selesai latihan, saya diberi kesempatan untuk menyampaikan sepatah-dua kata sebelum "pergi". Biasanya, beberapa orang yang harus pergi/pindah kota, dinyanyikan lagu "The Lord Bless You" untuk doa pengutusan. Tetapi malam itu, saya diberkati sekali dengan alunan lagu favorit saya selama dua tahun saya di Glorify. "Imagine Me" dari Kirk Franklin. Masih intro aja saya udah nangis. Disebelah kanan saya ada Bang Ojak, disebelah kiri saya ada Ka Iyen, disitu saya udah ga tau lagi nangisnya kaya apa. THEY ARE TOO PRECIOUS TO BE LEFT!

People come, people go. But God's love always be with us.
Selamat Dua Puluh Tahun, Glorify the Lord Ensemble. So far, there's nothing can beat you as a Home! Tunggu aku pulang, ya.. ♥


P.S : DITUNGGU YAA DI PALU. GLORIFY HARUS NYANYI DISINI, SOMEDAY! :)

Selasa, 23 April 2013

21; terimakasih untuk sebuah proses.

0 komentar

Tepat di hari ini, 24 April 2013, sebuah keajaiban luar biasa kembali Dia hadirkan dalam hidupku. Masih di 23 April, 23.45 WITA segerombolan teman-teman datang mengguyurku dengan seember ramuan-ramuan menjijikkan khas ulang tahun. Mo marah, tapi yang keluar hanya canda tawa yang panjang bersama teman-teman yang 4 bulan terakhir ini selalu bersama-sama. Tepat di pukul 00.00, mereka mengantarkanku kembali ke rumah, dengan keadaan basah kuyup dan kedinginan.

Pembukaan yang manis untuk mengawali cerita di 21 ini. Hari yang baru, nafas yang baru, matahari yang baru, kasih setia yang selalu baru, menjadi morning greetings di hari ini. Ada pelukan dari mama & papa yang menjemputku di tempat tidur. Doa bersama mengawali kegiatan kami di pagi hari. Lengkap bersama nenek terkasih, adik-adik, dan sanak saudara yang kebetulan sedang terkumpul di rumah. Ada doa, nyanyian, pelukan dari orang-orang terkasih yang menyempurnakan pagiku di tahun ke 21 aku hidup didunia ini.

Ada yang berubah, dan ada yang tidak berubah...
Berbeda sekali rasanya dengan atmosfir 24 April tiga tahun belakangan ini. Kali ini saya boleh merayakannya di rumah. Iya, masih terbayang tiga tahun merayakan ulang tahun jauh dari papa & mama, tetapi bersyukur kalau bisa dikelilingi orang-orang hebat disana.

Ada proses panjang yang dilewati sampai hari ini. Tidak semua proses yang saya lewati manis rasanya. Kadang saya harus memutar otak untuk mencari tambahan gula agar bukan pahit yang saya rasakan. Tetapi untuk setiap petualangan di hari-hari yang sudah terlewati, saya tahu saya sedang dibentuk menjadi Aphro yang lebih kuat. Aphro yang kuat bukan karena mengandalkan kekuatannya, tetapi yang paham betul siapa yang berjalan bersamanya.

Banyak yang berubah. Yang tidak berubah adalah kehadiran mereka. Bersyukur sekali untuk setiap kemajuan teknologi yang ada. Yang jauh pun tetap terasa ada disamping untuk sebuah pelukan "Happy Birthday"

Ada yang berubah dan ada yang tidak pernah berubah.
Ada yang datang untuk menetap, ada yang pergi untuk meninggalkan.
Ada waktu untuk menangis, ada waktu untuk tertawa.
Pasti akan dan pernah kita lewati.
Namun yang akan tetap selamanya dan tidak akan pernah berubah hanya satu, Tuhan Yesus; kuasa Nya yang tak terbatas, kasih setia-Nya kepada kita.

Terimakasih untuk kalian semua yang sudah berperan penting dalam proses luar biasa sampai di angka 21 ini. Terus menajamkan ya, jangan biarkan saya menjadi tumpul. Love you all :')

Selasa, 15 Januari 2013

Graduation Day

0 komentar

Holaaa pemirsah!! =))
Gue utang banyak cerita di siniii. Maklumin yee, Desember itu bulan tersibuk, terberat, terkeren, ter ter ter lainnya. Banyak hal yang gue lewatin di bulan ini. Salah satu yang paling berkesan adalah… Hari dimana gue dandan cantik, pake kebaya, pake toga. Ya! My Graduation Day. Cihuuuy~ akhirnya selama kurang lebih 3 tahun gue kuliah dan tercatat sebagai salah satu mahasiwi, dengan resmi akan menyandang status “Alumni”. Dimana setiap tahunnya di kampus gue dalam acara wisuda-an, gue selalu menyandang status as a choir. But now… GUE WISUDAWAN!! Hehehe :P


Bersyukur banget bisa ngelewatin masa-masa pendidikan yang awalnya gue anggap sulit, ga bisa, ga mampu, bahkan di awal semester 1 gue udah mo nyerah dan hampir cabut dari kampus ini, karena jurusan ini bukan passion gue sama sekali. So, buat kalian semua diluar sana yang sedang menjalani kuliah sesuai dengan hobi kalian, BERSYUKURLAH! Dan buat kalian yang sudah ‘terlanjur basah’, tetap berpengharapan ya. Tuhan ga pernah asal-asalan kog buat hidupmu. 3 tahun yang lalu DIA nganterin gue masuk ke gerbang kampus itu, dan DIA membuktikan kalo DIA setia, sehingga tepat 3 tahun DIA bisa bawa gue keluar dari gerbang yang sama dimana gue masuk. See, how great He is, right?

Oke back to topic! Wisudaan gue bertepatan dengan Mothers Day, 22 Desember. Dan inilah persembahan termanis gue buat mama tercinta yang dateng jauh-jauh dari Palu. Iya, satu hal yang bikin gue bersyukur lagi dan lagi, DIA ngasih kesehatan dan kekuatan buat mama & papa sehingga tepat di hari gue wisuda, gue bisa didampingi langsung. Ini foto papa & mama-ku sesaat sebelum masuk ke ruang wisudaan :’D

 Look so lovely, aren’t they? YES, THEY ARE! ♥

Dan inilah si aphro yang daritadi bercuap-cuap tentang wisudaan-nya :P

 Oke ga? Udeeh, oke-in aja biar cepet :D

I felt so lovely in my graduation day. Gue ga expect bakalan banyak temen-temen yang datang, tapi tepat di hari wisudaan, semua orang terdekat selama di Bandung hadir dengan membawa doa-nya, se-ikat bunga, kado, cupcake, aaaah speechless.. the moment when you realize you are nothing but people around you proved that you are something :’)
Sebenarnya walopun mereka ga bawa apa-apa juga udah lebih dari cukup, karena menurut gue, their presence is more than a gift ♥

See, my graduation gift is dominated by PURPLE. They really know how I adore that colour.

 Cupcakes-nya manis banget yaa?

Sampai disini gue masih terkagum-kagum sama semua hal yang udah DIA kerjakan. Semuanya baik, sungguh teramat baik. So, kalau buat hidupku aja DIA buktiin semuanya baik, hal yang sama mau dia kerjakan buat hidupmu saat ini. Ga usah complain klo lo salah jurusan , atau lo ga ada dukungan dari orang tua. Remember, DIA ga pernah salah nempatin kalian dimanapun. Bagian kita hanya taat. Karena dibalik jerih lelahmu, ada kemenangan yang menantimu disana. Dibalik jatuh bangun mu ngikut SP dan ngejar dosen pembimbing, ada GRADUATION yang menantimu disana. Bukankah dibalik hujan akan ada pelangi? :’)
 

aphrodityasherlisa Copyright © 2012 Design by Ipietoon Blogger Template