Tampilkan postingan dengan label Glorify the Lord Ensemble. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Glorify the Lord Ensemble. Tampilkan semua postingan

Senin, 16 Desember 2013

December and the wishes.

0 komentar
Holaaaa..
Udah lama ya kayanya saya hengkang dari blogspot :D
too many stories untold, HAHA.

Here comes December. Ga kerasa udah bulan terakhir di tahun ini. Dan ya, ini Desember pertama tanpa Glorify the Lord Ensemble. Berasa banget jomplang perbedaannya. Mengingat Desember-desember sebelumnya selalu penuh dengan kehectican bersama keluarga favorit ini. How i miss to spent my December with them. *tearsdrop*

Makin bertambah hari, makin bertambah juga umur tentunya. Yang dulunya sangat mengidam-idamkan boneka winnie the pooh as a christmas gift, tahun ini udah bahagia banget ngeliat keluarga bisa kumpul, lengkap, sehat, dan penuh sukacita. Yang dulunya kegirangan banget tiap dapat parsel aneka snacks, makanan, and so on, tahun ini lebih menginginkan parsel the body shop lengkap, HAHAHAHA. :p

So, as days gone by days, years by years, this is my grown up christmas list..

No more lives torn apart,
and wars would never start,
and time would heal all hearts.
Ev'ry one would have a friend,
that right would always win,
and love would never end:
This is my grown-up christmas list.
 (My Grown Up Christmas List - Kelly Clarkson)

Not for myself, but for a world in need :')

Rabu, 19 Juni 2013

I listen to

0 komentar
Ada yang pernah mengatakan kepada saya, untuk mengetahui kepribadian seseorang, lihatlah playlist-nya. Pernyataan ini mendapat persetujuan dari saya, karena jujur saja, dalam beberapa kesempatan yang tidak terduga, saya bisa menghabiskan waktu berjam-jam atau bahkan merasa dekat sekali dengan seseorang yang sebelumnya mungkin belum pernah bertemu atau bertemu sesekali hanya karena dimulai dengan mendapati bahwa kami mendengarkan musik yang sama. :)

Saya bukan penikmat musik yang mungkin bisa dikatakan lagi heitzzz masa kini, karena di era 2013 ini pun saya masih saja bisa menikmati musik-musik yang datang dari era tahun 30-an. So, i listen to...

1. India Arie

















2. Ella Fitzgerald

















3. Billie Holiday

















4. Brian McKnight

















5. Kirk Franklin

















6. BeBe & CeCe Winans












7. Etta James
















8. Esperanza Spalding

















9. Eric Benet





















10. Alicia Keys














11. Tamia

















12. Corinne Bailey Rae

















Last but not least, Glorify the Lord Ensemble-lah yang telah memberikan banyak kontribusi besar dalam meracuni telinga saya untuk mendengarkan musik-musik yang dulu jarang saya dengar. =D

I (always) listen to you, my half!

Senin, 13 Mei 2013

Selamat Mengecap 20, G!

0 komentar
Entah sudah berapa kali postingan tentang kamu mengendap di draft. Entahlah, tiap akan mengakhiri postingan tentang kalian, selalu saja ada hal baru tentang kita yang minta diceritakan. Ah, betapa aku sangat mencintai kalian, sampai-sampai aku selalu menemukan cara untuk tidak mengakhiri cerita tentang kalian, dan kita. Tetapi, saat ini saya rasa ini momen yang pas untuk melisankan setiap sukacita bersama kalian lewat postingan ini. Iya, saya memang tidak pandai merangkai kata, otak-ku dipenuhi berbagai macam hal, oleh karena itu saya memutuskan untuk menulis dari hati, karena saya percaya sesuatu yang dari hati pasti akan sampai ke hati juga :')

Halooo, Glorify!
*inhale, exhale*
 09 Mei 2013 kemaren ada yang ulang tahun yaa, ciyeee~ yang udah 20 tahun :D
Bersyukur sekali pernah ada di sekolah kehidupan ini selama kurang lebih dua tahun. Menurut saya memang dua tahun itu teramat singkat, tapi siapa sangka kalo Tuhan bisa proses saya selama dua tahun bersama kalian. Orang-orang diluar sana mungkin taunya Glorify the Lord Ensemble adalah sebuah paduan suara yang beranggotakan anak-anak muda yang klo nyanyi pasti ada jingkrak-jingkraknya, tetapi buat saya, kalian lebih dari hanya sekedar Paduan Suara. Saya tidak hanya belajar bernyanyi disini, lebih dari itu, saya belajar untuk memberikan diri untuk diproses, sehingga saya tidak menjadi semau saya, karena hidup yang saya jalani bukanlah tentang saya, tetapi tentang Dia yang menjadi alasan dibalik setiap lagu kami. Ingat sekali bagaimana awal-awal menjadi officially member di Glorify. Saya ga punya teman sama sekali, tetapi hari ke hari, saya tidak hanya mendapatkan teman disini, saya punya KELUARGA baru. Mengapa KELUARGA? Karena saya mendapatkan penerimaan yang luar biasa disini, padahal saya tidak pernah bertemu orang-orang ini sebelumnya. Terlalu banyak cinta yang saya temukan disini. Kecewa? Tentu saja pernah. Tetapi cinta yang saya dapat disini sangat cukup untuk menambal beberapa kekecewaan yang pernah datang. Iya, saya diproses untuk mengampuni dan mengasihi lebih lagi disini :')

Dan saya tau, bukan hanya saya yang merasakan proses disini. Marcell, seorang penyanyi yang sudah punya nama besar di Indonesia mengatakan dalam sebuah situs, "Glorify the Lord Ensemble telah memberikan kontribusi besar dalam karir bernyanyi saya" (bisa dibaca disini). Dan bukan hanya Marcell, beberapa nama besar yang pernah menjadi Keluarga Besar Glorify pun selalu mengatakan hal yang sama tiap bertemu kembali dengan Glorify. Dan satu hal yang selalu saya tarik dari beberapa pembicaraan dengan mereka, mereka sangat BERSYUKUR pernah ada di Glorify. Dan akhirnya saya merasakan juga apa yang mereka katakan. Glorify the Lord Ensemble sudah memberikan kontribusi yang luar biasa dalam proses hidupku. (tearsdrop..)

Entah kenapa, ketika menyebutkan kata Rumah, ingatan ini selalu saja mendarat kepada mereka. Masih teringat jelas di hari perpisahan saya dengan Glorify, malam itu saya tidak bisa menahan setiap tetes air mata saya. Bahkan disaat running pun, saya meneteskan air mata diam-diam. Hanya Mama Vien dan Kak Marthin Saba yang menyadari air mata yang menetes pelan-pelan. Saya pun sebenarnya tidak menyadari hal itu. Masih dalam keadaan menyanyi, Mama Vien ngebisikkin dari belakang, "Aphro duduk aja, ngobrol-ngobrol sama Mama". Ketika ditanya kenapa saya menangis, saya malah hanya semakin menangis kecil tanpa disadari teman-teman yang sedang running. Saya hanya tidak bisa membayangkan, bahwa dalam waktu beberapa hari dari malam itu, saya tidak akan lagi menikmati atmosfir kekeluargaan seperti itu. Puncaknya, ketika selesai latihan, saya diberi kesempatan untuk menyampaikan sepatah-dua kata sebelum "pergi". Biasanya, beberapa orang yang harus pergi/pindah kota, dinyanyikan lagu "The Lord Bless You" untuk doa pengutusan. Tetapi malam itu, saya diberkati sekali dengan alunan lagu favorit saya selama dua tahun saya di Glorify. "Imagine Me" dari Kirk Franklin. Masih intro aja saya udah nangis. Disebelah kanan saya ada Bang Ojak, disebelah kiri saya ada Ka Iyen, disitu saya udah ga tau lagi nangisnya kaya apa. THEY ARE TOO PRECIOUS TO BE LEFT!

People come, people go. But God's love always be with us.
Selamat Dua Puluh Tahun, Glorify the Lord Ensemble. So far, there's nothing can beat you as a Home! Tunggu aku pulang, ya.. ♥


P.S : DITUNGGU YAA DI PALU. GLORIFY HARUS NYANYI DISINI, SOMEDAY! :)

Selasa, 22 Januari 2013

Glorify the Lord Ensemble OPEN AUDITION

0 komentar
Buat kalian semua yang merasa keren, bisa nyanyi, bisa joget-joget, dan punya visi untuk memberitakan Firman Tuhan lewat puji-pujian, ini saatnya... *JENGJENGJENG*
GLORIFY THE LORD ENSEMBLE open audition!

syarat:
- pria/wanita
- usia 17-25 tahun
- mempunyai kemampuan bernyanyi / bermain musik
- berkomitmen tinggi dalam pelayanan

info tanggal dan tempat audisi ada di pic ya, it's ur turn guys, let's praise & worship HIM with us :')




 

aphrodityasherlisa Copyright © 2012 Design by Ipietoon Blogger Template